Site Overlay

Ketua Fed: Ekonomi AS tidak jatuh ke dalam resesi tahun ini

Washington (ANTARA News) РKetua Federal Reserve  (Fed) Jerome H Powell mengatakan pada Kamis (10/1) bahwa ekonomi Amerika Serikat (AS) tidak akan jatuh ke dalam resesi tahun ini, meskipun proyeksi tingkat pertumbuhannya menurun.

“Ada momentum bagus menuju tahun ini,” kata Powell saat wawancara di The Economic Club of Washington DC.

Untuk menguraikan pandangannya tentang resesi, Powell menjelaskan bahwa resesi biasanya dihasilkan dari dua faktor, yakni lonjakan inflasi dan ledakan gelembung-gelembung aset (asset bubbles).

“Kami tidak melihat dua penyebab paling mendasar dari resesi itu,” kata juru mudi bank sentral tersebut.

Namun, The Fed telah menurunkan perkiraan pertumbuhan ekonomi AS menjadi 2,3 persen selama kenaikan suku bunga terbaru pada Desember. Bank Dunia, sebuah lembaga keuangan internasional, juga memperkirakan tingkat pertumbuhan ekonomi AS akan turun menjadi 2,5 persen pada 2019.

Sebagai agen pembuat kebijakan moneter di Amerika Serikat, The Fed baru-baru ini beralih ke nada menjadi lebih dovish untuk jalur kenaikan suku bunga.

Bank sentral menurunkan proyeksi pada jumlah kenaikan suku bunga pada 2019 dari 3 kali menjadi 2 kali selama pengumuman kenaikan suku bunga terbaru.

Berbicara tentang laju kenaikan suku bunga, Powell mengatakan The Fed “tidak benar-benar memilih jalur atau rencana untuk suku bunga.”

“Kami berada di tempat di mana kami bisa sabar dan fleksibel serta menunggu dan melihat apa yang berkembang,” kata Powell.

Menurut risalah pertemuan kebijakan moneter The Fed 18-19 Desember yang dirilis Rabu (9/1), para pembuat kebijakan The Fed berpikir mereka “mampu bersabar” dengan kenaikan suku bunga mendatang.

Baca juga: Ketua Fed ingatkan dampak ekonomi penutupan berkepanjangan pemerintah AS

Baca juga: Dolar melambung dipicu pernyataan Ketua Fed tentang penutupan pemerintah AS

Baca juga: Analis: Laju penguatan rupiah dibayangi data positif ekonomi AS

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019